Article

Seputar Masalah Sejarah Alternatif

Oleh: Hersri Setiawan

Indonesia sampai sekarang ini, sejak rezim Orba berkuasa, seakan telah kehilangan visi pertama dan utama yang telah dirumuskan di dalam motto “bhineka tunggal ika”, yang menjadi fondasi dan ruh Panca Sila. Fondasi dan ruh, atau “darah” dan “daging”, Panca Sila itu ialah Demokrasi yang memberi ruang bagi kemerdekaan atau kebebasan. Perisai ideologi Orde Baru yang sejak hari pertama diseru-serukannya, yi. “melaksanakan Pancasila secara murni dan konsekuen”, sesungguhnya tidak ada lain adalah taktik hipokrit demi tujuan yang dirancangnya. Atasnama Bung Karno membunuh Bung Karno. Atasnama Pancasila membunuh Panca Sila.

Kaum Eksil dan Pemuda Indonesia Pasca Reformasi

Oleh: Dimas D. Saputro

Senyum kecil tersungging di wajah Pak Mintardjo begitu turun dari kendaraan yang membawanya langsung dari rumahnya. Tak ada pancaran kelelahan dari wajahnya meskipun telah melakukan perjalanan panjang dari Leiden sampai Yogyakarta. Para mahasiswa Ilmu Budaya UGM yang telah berkumpul di ruangan diskusi menyambut lelaki itu begitu memasuki ruangan seminar.

“Kami adalah manusia perbatasan. Kalau ditanya dimana tanah air kami, itu hal paling sulit yang harus kami jawab,” katanya dengan nada datar. “Sebagai mahasiswa Indonesia saat itu, patriotisme kami sangat tinggi. Namun rezim militer Orde Baru telah ..

Hilangnya Memori Sejarah Berkebangsaan

Oleh: Ariefin (Guru Mata Pelajaran SMU Muhammadiyah 4, Kotagede, Yogyakarta)

Salah satu peran pendidikan adalah menciptakan ruang kritis terhadap sistem ketidakadilan, serta melakukan dekonstruksi dan advokasi menuju sistem sosial yang lebih adil. Terjadinya penurunan kualitas pendidikan disebabkan oleh acuhnya para pelaku pendidikan terhadap wacana sejarah,di mana materi pendidikan sejarah diharapkan dapat memberi kemampuan kepada anak-anak, untuk merefleksikan tentang yang terjadi pada kurun waktu tertentu. Sejarah hendaknya tidak dilihat dalam hal fakta ...